Tembang Malam (Purwerejo) (Kepada Penyair Soekoso DM)
Jangan sesali sepi pertama memasuki di jalan paling tengah, arogan sekali ringin kurung kiri kanan tapi gemetar membaca gurat di balik tangan (ada yang terlupakan selain taman kota dan kemerisik sukma siapa berlagu di sela dawai biola hampir hilang sayup)
Dimana kamu yang sudah usang kutunggu di dingklik pinggir alun-alun sementara di seberang jalan ada yang mengungkit nostalgia
Memang nyaris tanpa apapun tapi tak mesti menjadi musabab untuk kecewa sepanjang dinihari.
Purwerejo, 1990
Puisi: Tembang Malam (Purwerejo) Karya: M. Nurgani Asyik
Sumber http://www.sepenuhnya.com/