Layang-layangmu
Kau tiba tanpa mawar Hanya benang dari layang-layang yang sudah kamu terbangkan di pantai Kau berbisik, kubawakan layang-layang ini untukmu Kukirim dongeng perihal hidup yang siap di terpa angin kencang dan angin kemudian bergerak kemana arah mata angin membawa
Kita tertawa pada layang-layang berbentuk kupu-kupu hitam besar bernoktah kuning yang menggantung di langit menyerupai terik yang mengirimkan cahaya dari balik hening
Ada bayanganmu di sana juga rindu yang berubah menjadi doa-doa dan bersamamu kerinduanku meleleh menyerupai lilin yang terbakar api menyerupai gelora ombak dan tarian kehidupan di antara awan dan kepak-kepak camar
Layang-layangmu di Slamaran mengurai mimpi dan kisah-kisah panjang jejak menapak di pasir kemudian menghilang tersapu ombak melepas tawa seusai siang menunggu sampai langit jingga layang-layangmu kembali turun menyimpan gelisahnya sendiri
Slamaran dan debur ombak mengabarkan terik siang dan kesiur angin
kita memang hanya bisa menelusuri pantai ini.
Maret, 2011 Sumber http://www.sepenuhnya.com/